Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana.

Coolturnesia - Gorontalo - Karnaval Karawo (GKK) 2026 kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), menjadi momentum bagi Provinsi Gorontalo untuk semakin memperkuat Karawo sebagai identitas budaya sekaligus daya tarik pariwisata daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengatakan kolaborasi GKK dengan Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026 menjadi ruang strategis untuk menghubungkan kekayaan budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif.

Menurut Bambang, GKK tidak hanya menghadirkan atraksi budaya, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan eksposur Karawo dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke Gorontalo. Hal tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap pelaku UMKM dan sektor pariwisata.

“Melalui HARFEST, kami ingin membuka ruang yang lebih luas agar UMKM dapat meningkatkan kualitas dan inovasi produk, bertemu dengan buyer besar dan konsumen ritel, memperoleh akses pembiayaan, memanfaatkan digitalisasi, serta membangun jejaring usaha yang berkelanjutan,” ujar Bambang.

GKK 2026 mengusung tema “Ritme Hulondalo, Harmoni Warisan Gorontalo” dan akan digelar bersama rangkaian HARFEST pada 11–13 September 2026. Karnaval tersebut menjadi panggung untuk memperkenalkan Karawo sebagai warisan dan identitas budaya Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas.

Kolaborasi kedua kegiatan tersebut juga diarahkan agar peningkatan kunjungan tidak berhenti pada aktivitas pertunjukan, tetapi mengalir menjadi aktivitas ekonomi. Pengunjung yang datang diharapkan turut berbelanja produk UMKM, menikmati kuliner lokal, serta menggerakkan sektor pariwisata.

BI Gorontalo juga terus mendukung pengembangan Karawo sejak 2010 melalui peningkatan kualitas, desain, inovasi, dan perluasan akses pasar. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan Karawo dengan eco-printing serta TENUKALA—Tenun, Karawo dan Leaf Arts.

Dengan masuknya GKK dalam KEN dan dukungan ekosistem HARFEST 2026, kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Karawo sebagai identitas Gorontalo sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif daerah.

0 Comments

Leave A Comment