Ketua KTNA Provinsi Gorontalo Arjun Mongulaigo

COOLTURNESIA - LIMBOTO - Organisasi Masyarakat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia menggelar pertemuan strategis bertajuk Rembuk Madya di Aula Hotel Elisabet Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis (18/6/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memantapkan persiapan dan mengevaluasi jalannya ajang bergengsi Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026.
Acara ini dihadiri oleh para petinggi delegasi KTNA dari seluruh provinsi di Indonesia, yang terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Secara internal, mereka membahas kondisi terkini serta dinamika di lapangan selama pelaksanaan PENAS Tani Nelayan di Kabupaten Gorontalo.

Ketua KTNA Provinsi Gorontalo, Arjun Mongulaigo, menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada pembahasan situasi dan kondisi internal menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026 yang akan ditempatkan di Kabupaten Gorontalo.
"Yang kita rembuk ini yaitu mengenai kerja-kerja panitia, mulai dari koordinator-koordinator di setiap bidang," jelas Arjun.

Lebih lanjut, Arjun memaparkan bahwa Rembuk Madya ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap keaktifan para pengurus KTNA. Menurutnya, kesuksesan acara berskala nasional ini sangat bergantung pada solidaritas dan kerja sama yang erat antar sesama pengurus dari seluruh Indonesia.

Selain membahas urusan internal, delegasi KTNA se-Indonesia juga memberikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah selaku tuan rumah. Arjun secara khusus menyoroti kerja keras pemerintah di tengah berbagai tantangan yang ada.
"Tentunya, kita sangat mengapresiasi Pemerintahan Provinsi Gorontalo serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang sangat-sangat bekerja keras dalam menyiapkan PENAS Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026," ungkapnya.

Penyelenggaraan PENAS Tani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo dinilai sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa. Para delegasi menyadari bahwa mampu melaksanakan hajatan nasional sebesar ini di tengah situasi efisiensi anggaran daerah adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah terhadap sektor pertanian dan perikanan.
Menutup keterangannya, Arjun Mongulaigo menyampaikan harapan besar agar kekompakan para petani dan nelayan dari Sabang sampai Merauke ini tidak luntur hingga akhir acara.
"Kita berharap kebersamaan ini akan terus terjaga sampai pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026 berakhir dan sukses," tutup Arjun penuh optimisme.

0 Comments

Leave A Comment