COOLTURNESIA - KABUPATEN GORONTALO - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai penutupan Festival Budaya Jawa Tondano (Jaton) ke-XX di Kecamatan Mootilango. Kegiatan yang menjadi agenda budaya tahunan tersebut ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Gorontalo, H. Tonny S. Junus, yang menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi sebagai bagian dari identitas daerah.
Dalam sambutannya, Tonny menyampaikan bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan yang dimiliki Kabupaten Gorontalo. Salah satu di antaranya adalah budaya Jawa Tondano yang telah tumbuh dan berkembang selama bertahun-tahun melalui perpaduan nilai-nilai budaya Jawa dan Minahasa.
Menurutnya, Festival Budaya Jawa Tondano tidak hanya menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan tradisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya leluhur. Melalui festival ini, nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan terus dipupuk di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Wakil Bupati menilai pelestarian budaya membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, tokoh adat, komunitas budaya, hingga generasi muda memiliki peran yang sama penting dalam memastikan tradisi dan kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Selain memiliki nilai budaya, penyelenggaraan festival juga dinilai mampu memberikan manfaat bagi daerah. Kehadiran masyarakat dan pengunjung selama kegiatan berlangsung menjadi peluang untuk menggerakkan sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan potensi budaya Kabupaten Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Tonny menyampaikan penghargaan kepada panitia pelaksana, tokoh masyarakat, tokoh adat, peserta, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah.
Ia berharap festival tersebut dapat terus dipertahankan sebagai agenda budaya tahunan yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat serta menjadi media promosi budaya lokal yang mampu mendukung pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo.
Penutupan Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Koordinator Wilayah Kerukunan Keluarga Jawa Indonesia (KKJI) Provinsi Gorontalo, unsur Forkopimcam Mootilango, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang memadati arena festival.
Festival Budaya Jawa Tondano ke-XX Ditutup, Wabup Tonny Ajak Masyarakat Lestarikan Warisan Budaya