Coaolturnesia - Batudaa - Setelah hampir satu dekade terbengkalai, objek wisata legendaris Taluhu Barakati akhirnya kembali dibuka untuk masyarakat. Minggu (14/6/2026), Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi melakukan re-opening Pemandian Taluhu Barakati di Kecamatan Batudaa.
Kembalinya destinasi yang pernah menjadi ikon wisata masyarakat Gorontalo ini bukan tanpa alasan. Di balik pembukaannya, ternyata tersimpan misi besar yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengungkapkan bahwa pengaktifan kembali Taluhu Barakati berkaitan erat dengan upaya mewujudkan Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang ramah anak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
"Menuju Kabupaten Layak Anak membutuhkan ruang bermain dan tempat rekreasi yang aman serta nyaman bagi anak-anak. Karena itu, Taluhu Barakati harus kembali hadir untuk masyarakat," ujar Sofyan.
Meski sejumlah fasilitas masih membutuhkan pembenahan, pemerintah daerah memastikan perbaikan sarana dan prasarana akan dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut juga mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Gorontalo.
Menariknya, menurut Sofyan, tujuan utama dibukanya kembali Taluhu Barakati bukan untuk mengejar pendapatan dari tiket masuk. Pemerintah justru ingin menjadikan kawasan ini sebagai pusat aktivitas ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.
Selain aspek ekonomi, Taluhu Barakati juga menyimpan nilai sejarah yang kuat. Lokasinya yang berada di kawasan makam leluhur Gorontalo, Bapu Panipi, menjadikan destinasi ini tidak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga bersama.
"Ini adalah warisan para leluhur yang harus kita rawat dan lestarikan," tegas Sofyan.
Tak berhenti di Taluhu Barakati, Pemkab Gorontalo juga menyiapkan sejumlah proyek revitalisasi destinasi dan ruang publik lainnya. Renovasi total Menara Limboto tengah berjalan, sementara kawasan taman di sekitarnya akan disulap menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ruang ramah anak untuk keluarga.
Dalam waktu dekat, pemerintah daerah juga akan meninjau kawasan wisata Dulamayo guna menghidupkan kembali tiga unit vila yang telah lama terbengkalai. Selain itu, Lapangan Olahraga 23 Januari juga masuk dalam daftar fasilitas publik yang akan segera dibenahi.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, kebangkitan Taluhu Barakati diharapkan menjadi titik awal bangkitnya sektor pariwisata berbasis budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gorontalo.
DPRD Apresiasi Langkah Pemkab Gorontalo Hidupkan Kembali Wisata Barakati