Coolturnesia - Limboto Setelah mengabdikan diri selama lebih dari dua dekade di bidang pengelolaan keuangan daerah, Hariyanto Manan akhirnya meninggalkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gorontalo. Terhitung sejak 17 September 2026, ia dipercaya mengemban tugas baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo.
Hariyanto Manan mengawali pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada 1 April 2002 sebagai tenaga honorer di Bagian Keuangan Setda Kabupaten Gorontalo. Lima tahun kemudian, ia diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan melanjutkan kariernya di instansi yang sama hingga 1 Oktober 2016.
Dalam perjalanan kariernya, Hariyanto sempat dipercaya menduduki sejumlah jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi. Pada 4 Oktober 2016, ia kemudian ditetapkan secara definitif sebagai Kepala Seksi Anggaran dan Verifikasi pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Seiring perubahan nomenklatur organisasi, pada 31 Desember 2016, Hariyanto menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Anggaran Badan Keuangan hingga 30 Desember 2019. Selanjutnya, ia dilantik sebagai Kepala Bidang Anggaran pada 31 Desember 2019 dan mengemban tugas tersebut hingga 16 Januari 2022. Dalam periode itu, ia juga sempat dipercaya sebagai Plt. Sekretaris.
Kariernya terus menanjak ketika pada 17 Januari 2022 ia ditetapkan secara definitif sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah. Setelah melalui berbagai tahapan pengabdian, Hariyanto kemudian dipercaya memimpin BKAD Kabupaten Gorontalo sebagai Kepala Badan sejak 9 Oktober 2023 hingga 16 September 2026.
Kini, setelah kurang lebih 24 tahun berkiprah di bidang keuangan daerah, Hariyanto Manan resmi memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya. Pada 17 September 2026, ia dilantik oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo.
Perpindahan tugas ini menandai perjalanan panjang Hariyanto Manan di lingkungan pengelolaan keuangan daerah, sekaligus menjadi awal pengabdian baru dalam mendukung pembangunan dan perekonomian Kabupaten Gorontalo.
SOTK Baru Resmi Jalan, 35 OPD Dipangkas Jadi 24, Sejumlah Pejabat Eselon II Bergeser