Coolturnesia - Limboto - Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.
Hal ini ditegaskan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat memimpin rapat pimpinan (rapim) bersama seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (22/4/2026), di Ruang Dulohupa, Setda Kabupaten Gorontalo.
Dalam rapat tersebut, Bupati tidak hanya menyoroti capaian program kerja, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD, khususnya terkait pendapatan dan belanja daerah.
“Rapim ini bagian dari evaluasi program, terutama pada sisi pendapatan daerah seperti pajak dan retribusi, serta realisasi belanja daerah selama tiga bulan terakhir,” ujar Sofyan.
Namun, fokus utama rapat kali ini tertuju pada kesiapan pelaksanaan Penas. Bupati menekankan pentingnya percepatan persiapan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur hingga kesiapan lokasi kegiatan.
Ia mengungkapkan, progres persiapan di tingkat kecamatan terus dipantau, termasuk kesiapan dua lokasi utama kegiatan yang menjadi tanggung jawab panitia.
“Para camat sudah menyampaikan progres masing-masing. Persiapan di dua lokasi utama juga terus dimaksimalkan oleh panitia,” jelasnya.
Selain itu, Sofyan turut menyinggung pentingnya menjaga ketertiban daerah, termasuk mengendalikan peredaran minuman keras, demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para tamu.
“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik saat menjamu tamu dalam jumlah besar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penas, Darwin Romy Sjahrain, menyampaikan sejumlah fasilitas yang tengah disiapkan untuk mendukung kegiatan berskala nasional tersebut.
Beberapa di antaranya meliputi gedung pertemuan seperti GOR, Gedung Kasmat Lahay, Gedung Universitas Gorontalo, serta sejumlah ruang pertemuan di kantor-kantor pemerintahan.
Selain itu, kawasan taman budaya di Limboto juga menjadi perhatian khusus. Lokasi tersebut direncanakan menjadi pusat aktivitas ekonomi selama pelaksanaan Penas, termasuk penyediaan galeri UMKM dan pusat kuliner.
“Kawasan ini akan menjadi salah satu titik kunjungan tamu. Kita siapkan galeri UMKM dan pusat kuliner untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Romy.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan seluruh persiapan dapat rampung tepat waktu, sehingga pelaksanaan Penas 2026 berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Kemenkum Gorontalo Pastikan Sinkronisasi Kebijakan Kependudukan