Coolturnesia - Limboto - Sektor pariwisata Kabupaten Gorontalo kini menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Selama 35 hari ke depan, BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo akan melakukan Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan untuk menilai sejauh mana efektivitas penyelenggaraan kepariwisataan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemeriksaan tersebut resmi dimulai melalui Entry Meeting yang digelar di Ruang Upango BKAD Kabupaten Gorontalo, Rabu (26/8/2026).
Pemeriksaan tidak hanya melihat pelaksanaan program, tetapi juga akan menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari perencanaan, pengelolaan program, koordinasi antarinstansi hingga langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo A. Makmur, hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Inspektur Sri Dewi Nani, Kepala BKAD Hariyanto Manan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sementara dari BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo hadir Pengendali Teknis I Erfin Effendhi, Ketua Tim Pemeriksa Daisy Meirisa Tarigan, bersama anggota tim pemeriksa lainnya.
Pemeriksaan ini mencakup periode Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026 dan difokuskan pada efektivitas penyelenggaraan kepariwisataan oleh pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menariknya, pemeriksaan ini diharapkan tidak sekadar menghasilkan catatan evaluasi. BPK juga akan memberikan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi bahan perbaikan bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat tata kelola serta arah pengembangan sektor pariwisata ke depan.
Dengan potensi wisata yang terus didorong menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi, hasil pemeriksaan ini dinilai dapat menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana program pariwisata yang telah dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat dan daerah.
Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung mulai 26 Agustus hingga 29 September 2026. Selama proses tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyatakan siap mendukung seluruh tahapan pemeriksaan melalui penyediaan data, informasi, serta koordinasi dengan Tim Pemeriksa BPK dan instansi terkait.
Pemerintah daerah berharap proses pemeriksaan ini dapat memperkuat pengelolaan kepariwisataan yang lebih efektif, akuntabel, berkelanjutan, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Mulai Hari Ini, BPK Bedah Pengelolaan Pariwisata Kabupaten Gorontalo