Coolturnesia - Gorontalo – Dinas Kesehatan Kota Gorontalo menggelar Workshop Pengelolaan Media Komunikasi dan Media Sosial Puskesmas sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara efektif, akurat, dan bertanggung jawab di era digital, Kamis.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Anwar Pasaribu di Kota Gorontalo mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, termasuk informasi kesehatan. Kondisi tersebut menuntut puskesmas untuk mampu beradaptasi dengan memanfaatkan media komunikasi dan media sosial sebagai sarana edukasi sekaligus pelayanan informasi kepada masyarakat.
Menurut dia, masyarakat saat ini menginginkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat dan berkualitas, tetapi juga transparan, komunikatif, serta mudah diakses. Oleh karena itu, pengelolaan media sosial puskesmas harus dilakukan secara profesional dan sesuai dengan kaidah yang berlaku.
"Informasi kesehatan harus disampaikan secara benar, bertanggung jawab, serta berlandaskan etika profesi dan peraturan perundang-undangan. Kesalahan dalam menyampaikan informasi dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat dan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan," ujarnya.
Ia berharap workshop tersebut mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam mengelola media komunikasi dan media sosial, tidak hanya untuk mempublikasikan kegiatan, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta membangun interaksi yang positif dengan masyarakat.
Selain itu, Anwar menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data dan hak pasien dalam setiap publikasi yang dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia juga berharap setiap puskesmas di Kota Gorontalo memiliki sistem pengelolaan media sosial yang lebih terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi sumber informasi kesehatan yang kredibel sekaligus mendukung pelaksanaan program-program prioritas di bidang kesehatan.
Kepada seluruh peserta, Anwar mengajak agar mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi di lapangan agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di masing-masing puskesmas.
"Melalui kegiatan ini, mari kita perkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik di bidang kesehatan demi terwujudnya masyarakat Kota Gorontalo yang sehat, cerdas, dan berdaya," katanya.
Workshop tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran media komunikasi dan media sosial puskesmas sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Kota Gorontalo.
Workshop tersebut diikuti oleh pengelola media komunikasi dan media sosial dari seluruh puskesmas di Kota Gorontalo.
Dinkes Kota Gorontalo Perkuat Kapasitas Pengelolaan Media Komunikasi dan Media Sosial Puskesmas