Coolturnesia - Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyoroti sejumlah persoalan kesehatan, mulai dari kematian ibu dan bayi, tuberkulosis (TBC), malaria, imunisasi, hingga penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Hal itu disampaikan Sofyan saat membuka Bimtek Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Hotel FOX, Kota Gorontalo, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, Posyandu kini memiliki peran lebih luas dan tidak hanya melayani penimbangan balita maupun pemeriksaan ibu hamil, tetapi juga mendukung pelayanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Posyandu kita telah bertransformasi menjadi enam layanan SPM. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan keberadaannya melalui sinergi lintas sektor dan OPD pengampu agar bisa diakses langsung hingga ke tingkat desa,” ujar Sofyan.
Ia juga meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi untuk menangani persoalan kesehatan secara terpadu, termasuk memastikan warga dengan gangguan jiwa memperoleh penanganan medis dan pendampingan secara humanis.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap Posyandu semakin optimal dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Karang Taruna Apresiasi Penganugerahan Gelar Adat untuk Sofyan Puhi