Coolturnesia - Gorontalo - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo menggelar tradisi Walima atau memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melibatkan warga binaan, Selasa.
Kepala Lapas Kelas II A Gorontalo, Junaidi Rison, mengatakan dalam perayaan tersebut merupakan bentuk program untuk membaurkan warga binaan dengan masyarakat.
“Adanya kegiatan seperti ini, mampu meningkatkan jiwa sosial warga binaan, agar ketika kembali bisa menerima keadaan dan kondisi mereka,” ujar dia.
Ia mengatakan kegiatan yang berlangsung rutin setiap tahun ini menjadi wadah pembinaan kerohanian sekaligus sarana pembauran antara warga binaan dengan masyarakat umum dan keluarga.
Kata dia, antusias warga binaan mengikuti tradisi itu dapat dilihat dari kerjasama dalam menyiapkan kue khas serta pembuatan Tolangga atau wadah besar yang dihias dengan kue khas atau makanan tradisional.
Bukan hanya itu, kata dia, pihaknya juga melakukan perlombaan pembuatan Tolangga yang diikut oleh warga binaan masing-masing blok dengan melibatkan dukungan keluarga mereka .
"Terdapat 14 tolangga yang disiapkan dari 10 blok hunian yang ada,” kata dia.
Ia mengatakan dalam perlombaan tersebut pihaknya turut menyediakan hadiah bagi para pemenang lomba.
"Pemberian hadiah ini menjadi motivasi bagi para warga binaan agar bisa berbuat lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang", pungkasnya.
Belasan Tolangga meriahkan Tradisi Walima Lapas Kelas II A Gorontalo