Sebanyak 439 petugas resmi dilepas oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung di Hotel Amaris Gorontalo, Rabu (10/6/2026)

COOLTURNESIA - Kota Gorontalo - Mulai pertengahan Juni 2026, ratusan petugas akan menyebar ke seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo. Mereka membawa misi besar: mengumpulkan data ekonomi yang disebut-sebut akan menjadi penentu arah pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Sebanyak 439 petugas resmi dilepas oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung di Hotel Amaris Gorontalo, Rabu (10/6/2026). Pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Bupati Sofyan menegaskan, data yang diperoleh dari sensus ini bukan sekadar angka statistik. Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan program pembangunan, memetakan potensi ekonomi, hingga merancang kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran nyata kondisi perekonomian daerah. Data ini menjadi dasar penting agar pembangunan lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran,” ujar Sofyan.

Menurutnya, Kabupaten Gorontalo membutuhkan data ekonomi yang akurat untuk mengetahui sektor-sektor yang berpotensi tumbuh, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengabaikan petugas sensus yang datang ke rumah maupun tempat usaha. Informasi yang diberikan masyarakat akan sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

“Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Suparno, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan nasional yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Hasilnya akan menjadi referensi penting tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi pelaku usaha, akademisi, hingga investor.

Untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat terdata, ratusan petugas akan melakukan pendataan langsung terhadap rumah tangga dan unit usaha di seluruh desa dan kelurahan.

BPS berharap masyarakat dapat menerima petugas dengan baik dan memberikan informasi yang jujur serta lengkap. Semakin akurat data yang terkumpul, semakin tepat pula kebijakan dan program pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan tersedianya basis data ekonomi yang lebih lengkap dan berkualitas guna memperkuat pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

0 Comments

Leave A Comment