Sebanyak tujuh anak Binaan LPKA Kelas II Gorontalo lakukan sukeman kepada orang tua usai menerima remisi dalam rangka Hari Anak Nasional di Kota Gorontalo, Rabu, (23/7/2026). Foto : Regina Matika

Coolturnesia - Gorontalo - Sebanyak tujuh orang Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo menerima remisi dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional.

Kepala LPKA Kelas II Gorontalo Parulian Hutabarat mengatakan bahwa seluruh anak binaan yang mendapatkan pengurangan masa pidana tersebut telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

Ia menjelaskan, salah satu syarat utama untuk mendapatkan remisi tersebut adalah berkelakuan baik selama mengikuti program pembinaan serta telah menjalani masa pidana minimal enam bulan.

"Tentunya mereka menuruti pembinaan di sini, mengikuti kegiatan yang diberikan, dan juga sudah mencapai enam bulan masa pidana. Kalau belum enam bulan, belum diberikan pengurangan masa pidana," jelasnya.

Dari tujuh anak binaan yang menerima remisi, kata dia, pemotongan masa tahanan tertinggi yang diberikan adalah sebanyak tiga bulan, sementara sisanya mendapatkan pengurangan masa pidana selama satu bulan. Kendati demikian, pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini tidak ada anak binaan yang langsung bebas.

Pihak LPKA menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, pemerintah, serta orang tua dalam menyayangi dan membina anak-anak, termasuk mereka yang sedang berhadapan dengan hukum.

"Pemerintah memberikan amanah kepada kami bahwa semua elemen masyarakat, baik orang tua, pemerintah, maupun kami di LPKA harus sama-sama menyayangi anak, membinanya, dan mengajarinya untuk berbuat lebih baik dari sebelumnya," tambahnya.

Sebagai bagian dari momentum refleksi diri, LPKA Kelas II Gorontalo juga menggelar kegiatan simbolis berupa prosesi membasuh kaki orang tua yang dihadiri oleh para keluarga anak binaan. Kegiatan rutin tahunan ini digagas untuk menumbuhkan rasa penyesalan dan dorongan untuk bertobat.

"Tadi kegiatannya sangat mengharukan, sampai semua menangis," pungkasnya.

0 Comments

Leave A Comment