Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, saat membuka kegiatan orientasi kepemimpinan dan pembinaan anggota Saka Bahari di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jumat (17/4/2026).

Coolturnesia - Limboto- Pimpinan Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari Kabupaten Gorontalo menggelar orientasi kepemimpinan dan pembinaan anggota sebagai upaya memperkuat karakter dan budi pekerti generasi muda di wilayah tersebut.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari tersebut dipusatkan di Gugus Depan SMA Negeri 2 Limboto, Jumat, dengan melibatkan peserta utusan SMA dan SMK sederajat se-Kabupaten Gorontalo.

Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, saat membuka kegiatan menyatakan bahwa pembinaan karakter merupakan hal fundamental karena generasi muda adalah pondasi utama bagi kemajuan bangsa di masa depan.

"Generasi muda dituntut mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta meninggalkan jejak kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Haris.

Ia menjelaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, tantangan yang dihadapi pemuda semakin kompleks. Menurutnya, kemajuan digital berpotensi mempengaruhi nilai-nilai sosial jika tidak dibarengi dengan pondasi karakter yang kuat.

Haris menyoroti kekhawatiran terkait mulai menurunnya sikap hormat terhadap guru dan orang yang lebih tua sebagai dampak negatif dari pergeseran nilai di era digital.

"Melalui orientasi ini, kami ingin peserta mampu memperkuat karakter kembali, menumbuhkan nilai empati, serta meningkatkan semangat gotong royong dan kerja sama," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan akhir dari pembinaan ini adalah melahirkan kader Pramuka yang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual dengan kematangan akhlak.

"Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan kepekaan sosial yang kuat," ujar Haris menandaskan.

Kegiatan orientasi kepemimpinan ini diisi dengan berbagai materi pembekalan, mulai dari manajemen organisasi, kepemimpinan lapangan, hingga materi khusus kebaharian guna menumbuhkan kecintaan anggota terhadap potensi maritim daerah.

0 Comments

Leave A Comment