Pembersihan Sampah di sepanjang jalan umum Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, yang akan dilalui peserta dan tamu PENAS.

Coolturnesia - Limboto Barat - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di jalur strategis.

Kegiatan pembersihan sampah dilaksanakan pada Jumat sore (03/04/2026) di sepanjang jalan umum Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, yang akan dilalui peserta dan tamu PENAS.

Aksi ini dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum sekaligus Koordinator Panitia bidang Kesekretariatan, Haris S. Tome.

Pembersihan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah Kecamatan Limboto Barat, Puskesmas Limboto Barat, Pemerintah Desa Pone, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PSC119 Kabupaten Gorontalo. Masyarakat setempat juga turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut.

Haris S. Tome menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar persiapan event, tetapi juga upaya membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini kita mulai bersama camat, aparat desa, dan masyarakat. Harapannya, kesadaran bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama bisa tumbuh. Jangan hanya pemerintah yang dibebani, sementara masyarakat tidak peduli,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan dampak serius dari penumpukan sampah, seperti potensi banjir yang dapat mengganggu akses jalan, terutama saat pelaksanaan PENAS berlangsung.

Sementara itu, Camat Limboto Barat, Bonny Abdurahman Moonti, mengatakan kerja bakti tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Gorontalo terkait penanganan sampah di wilayahnya.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah titik yang mengalami penumpukan sampah dan membutuhkan penanganan segera karena berdampak pada kesehatan serta kenyamanan lingkungan.

“Kegiatan ini juga untuk menyambut PENAS 2026. Kita ingin menunjukkan kepada para tamu bahwa daerah kita bersih dan tertata,” jelas Bonny.

Ia berharap, gerakan ini mampu memicu kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan serta mulai mengelola sampah secara mandiri, dengan dukungan pengangkutan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan seluruh jalur utama menuju lokasi kegiatan PENAS dapat terbebas dari sampah, sehingga menciptakan kesan positif bagi para peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.

0 Comments

Leave A Comment