Ribuan orang menghadiri pembukaan kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, Rabu malam (4/11/2026) di Sport Center Limboto.

Coolturnesia - Limboto - Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 resmi dibuka di Sport Center Limboto, Rabu malam (4/11/2026). 2.500 peserta dari seluruh penjuru Kabupaten Gorontalo berkumpul untuk empat hari ke depan, 4-7 November 2026.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, menegaskan bahwa Jumbara bukan sekadar seremoni atau ajang lomba.

"Jumbara adalah ruang untuk mempererat silaturahmi, saling berbagi pengalaman, belajar, melakukan evaluasi, dan meningkatkan kapasitas serta kompetensi kader dalam menjalankan pengabdian," ujarnya.

Menurut Maryam, kegiatan ini diharapkan menguatkan kebersamaan dan solidaritas, menumbuhkan kreativitas, serta meningkatkan motivasi kader agar semakin aktif, inovatif, dan profesional dalam melaksanakan 10 program pokok PKK dan pelayanan Posyandu.

"Sebab keberhasilan gerakan PKK bukan hanya dilihat dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan keluarga dan masyarakat," katanya.

Jumbara tahun ini mempertandingkan 16 cabang kegiatan yang dibingkai dalam tiga semangat utama: jumpa, bakti, dan gembira.

"Jumpa bukan sekadar pertemuan raga, melainkan perjumpaan hati dan pikiran," ucap Maryam. Adapun bakti, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa pengabdian harus diwujudkan lewat tindakan nyata, termasuk kegiatan sosial di tempat ibadah dan situs cagar budaya.

Sementara semangat gembira diwujudkan melalui outbond, lomba yel-yel, tari dana-dana kreasi, paduan suara, konten media sosial PKK, dan sejumlah cabang lomba lainnya.

Dalam sambutannya, Maryam mengajak hadirin menoleh ke belakang. Jumbara ini, kata dia, merupakan bagian dari perjalanan panjang gerakan PKK di Kabupaten Gorontalo, yang bermula dari Jambore Dasawisma pertama pada 7 Maret 2008 di Desa Parungi, Kecamatan Boliyohuto, dengan melibatkan 33 dasawisma.

Saat itu, Maryam menjabat Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, mendampingi Ketua TP PKK periode 2005-2010 Rahmijati Jahja. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Rahmijati dan semua pihak yang turut membangun gerakan PKK di daerah ini.

"Waktu boleh berlalu dan kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian tidak boleh berhenti," tegasnya.

Maryam berpesan agar peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan setiap lomba sebagai ajang belajar. "Jangan hanya membawa pulang piala dan penghargaan, tetapi bawalah juga pengalaman persaudaraan serta semangat baru untuk terus mengabdi," pungkasnya.

Pembukaan Jumbara dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Anggota DPD RI Rahmijati Jahja, Wakil Ketua PKK Provinsi Gorontalo, Wakil Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Venny Anwar, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo bersama istri, unsur Forkopimda, Sekda Kabupaten Gorontalo bersama istri, pimpinan OPD, serta pengurus PKK kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Gorontalo.

0 Comments

Leave A Comment