Salah satu peserta Festival Desa Wisata Budaya Gorontalo yang digelar di Desa Tontayuo, Kecamatan Batudaa Pantai

Coolturnesia - Batudaa Pantai - Festival Desa Wisata Budaya Gorontalo yang digelar di Desa Tontayuo, Kecamatan Batudaa Pantai, sukses menyedot perhatian masyarakat selama dua hari pelaksanaan, 5 - 6 Mei 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Ekonomi Desa Melalui Pelestarian Budaya dan Pariwisata Gorontalo” itu resmi ditutup oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, Selasa (6/5/2026).

Dalam penutupan festival, Haris Tome menegaskan bahwa budaya daerah bukan sekadar warisan, tetapi juga bisa menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, desa wisata berbasis budaya memiliki peluang besar menarik wisatawan sekaligus membuka ruang usaha bagi warga.

“Kalau budaya terus dijaga dan dikembangkan seperti ini, desa akan hidup, ekonomi masyarakat ikut bergerak, dan wisatawan akan datang,” ujar Haris.

Festival tersebut berlangsung meriah dengan berbagai atraksi budaya khas Gorontalo. Mulai dari kirab budaya, tari tradisional, musik dana-dana dan gambus, hingga sajian kuliner tradisional yang ramai diserbu pengunjung.

Tidak hanya menampilkan hiburan, festival juga menghadirkan nuansa adat dan kehidupan masyarakat lokal yang autentik. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dipadati hiburan rakyat dan pertunjukan seni budaya.

Haris Tome memberikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia, dan masyarakat yang dinilai berhasil menghadirkan festival budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas daerah.

Festival Desa Wisata Budaya Gorontalo diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat potensi desa sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gorontalo.

0 Comments

Leave A Comment