Cabai rawit

Coolturnesia - Gorontalo - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat komoditas cabai rawit sebagai penyumbang deflasi terbesar pada Mei 2026 di Provinsi Gorontalo. 

“Deflasi disebabkan kenaikan 10 komoditas penyumbang utama, salah satunya komoditas cabe rawit sebesar 0,43 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo. 

Ia mengatakan adapun komoditas penyumbang deflasi lainnya seperti daging ayam ras sebesar 0,18 persen, disusul dengan telur ayam ras sebesar 0,14 persen. 

Komoditas lainnya, yakni ikan selar, 0,13 persen, ikan mujair 0,12 persen dan cumi-cumi 0,5 persen. 

Kemudian, komoditas penyumbang deflasi sebesar 0,05 persen yani ikan layang, emas perhiasan, ikan asap dan air kemasan. 

Dia juga menjelaskan bahwa Provinsi Gorontalo mengalami inflasi tahunan sebesar 1,13 persen yang juga diakibatkan naiknya indeks pada sembilan kelompok pengeluaran. 

Adapun komoditas penyumbang utama inflasi pada bulan Mei 2026, yakni tomat sebesar 0,09 persen, beras 0,05 persen, nasi dengan lauk 0,04 persen. 

Selanjutnya, ikan malalugis dan angkutan udara sebesar 0,03 persen. Kemudian komoditas SKM, bakso siap santap, bahan bakar rumah tangga, roti manis, dan cat tembok sebesar 0,02 persen.  

0 Comments

Leave A Comment