Ny. Maryam Sofyan Puhi, Ketua DPC Srikandi Jaga Desa kabupaten Gorontalo

Coolturnesia - Limboto - Kemeriahan Pawai Kendaraan Hias Islami dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas masyarakat, tetapi juga menyimpan makna besar tentang kecintaan kepada Rasulullah SAW, persatuan dan kebersamaan. Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan yang berlangsung aman, tertib dan meriah tersebut.

Maryam memberikan penghargaan kepada panitia, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, peserta pawai, komunitas, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, relawan serta seluruh masyarakat. Menurutnya, tingginya partisipasi menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat Kabupaten Gorontalo terhadap nilai-nilai keagamaan. “Ketika pemerintah, masyarakat, organisasi dan seluruh elemen daerah bergerak bersama, maka kebersamaan dapat menjadi kekuatan yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Maryam, momentum Maulid Nabi juga memiliki makna penting dalam pembangunan daerah. Pembangunan, katanya, tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang memiliki iman, akhlak, karakter dan budaya. Hal tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Gorontalo untuk mewujudkan masyarakat yang religius, berbudaya, unggul dan kompetitif.

Ia menilai Pawai Kendaraan Hias Islami menjadi bukti bahwa nilai agama, kreativitas, budaya dan gotong royong dapat berjalan beriringan. “Pawai ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ada nilai edukasi, kebudayaan, persaudaraan dan gotong royong di dalamnya. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita membangun generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berkarakter dan berbudaya,” tutur Maryam.

Maryam berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW terus hidup dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kepedulian, persaudaraan dan kesederhanaan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga semangat huyula atau gotong royong sebagai kekuatan membangun daerah. “Mari kita jadikan kemeriahan ini bukan hanya sebagai kenangan sebuah pawai, tetapi sebagai energi baru untuk terus membangun Kabupaten Gorontalo yang religius, berbudaya, unggul, kompetitif dan kuat dalam semangat kebersamaan,” pungkasnya.
 

0 Comments

Leave A Comment