Cooltrunesia – Gorontalo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo melakukan kemandirian ekonomi melalui pertanian organik di Pesantren Hubulo, Bone Bolango, Gorontalo, Jumat.
Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana di Bone Bolango mengatakan kemandirian ekonomi melalui pertanian organik itu bertujuan untuk mengendalikan inflasi.
“Kami coba meningkatkan komoditas pangan strategis, seperti cabe rawit, bawang, tomat, terong dan kacang panjang,” ujar dia.
Ia mengatakan pertanian organik mendorong peningkatan produktivitas hingga 50 persen dan efisiensi biaya produksi hingga 50 persen.
Bambang mengatakan program ekosistem komoditas pangan halal mengintegrasikan empat pondok pesantren di Gorontalo agar terbentuknya pengembangan ekosistem ekonomi syariah berbasis pesantren di Provinsi Gorontalo.
“Tujuannya untuk memfokus pada komoditas pangan halal di Provinsi Gorontalo,” kata dia,
Ia berharap pengembangan ekosistem komoditas pangan halal berbasis pertanian organik diharapkan dapat memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki oleh pesantren untuk menjadi lebih mandiri.
“Pesantren sebagai pusat pembelajaran, kebudayaan dan perekonomian yang dapat memberikan efek berkelanjutan dalam perekonomian besar,” kata dia.
Pemimpin Pesantren Hubulo Rahmayanti Monoarfa di Gorontalo mengatakan pihaknya sudah dua tahun menanam berbagai komoditas seperti bawang, cabai rawit, tomat, terong, kacang panjang, bayam, daun selada dan seledri.
“Untuk hasil panennya, kita utamakan kebutuhan pesantren dan kita jual ke pihak luar melalui Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN),” kata dia.
Ia menambahkan, dalam pengolahan pertanian organik ini dilibatkan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dari bada Ashar hingga bada Isya dan pada hari libur dari pukul lima pagi.
BI Gorontalo Lakukan Kemandirian Ekonomi Melalui Pertanian Organik di Pesantren Hubulo