Coolturnesia - Limboto - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) jajanan takjil di Area Menara Keagungan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis.
Idah mengatakan pihaknya menguji beberapa sampel makanan takjil berupa kudapan, makan berat hingga minuman.
"Hari ini kami melakukan sidak 18 makan takjil dan Alhamdulillah hasilnya negatif atau aman," ujar dia.
Pada sidak tersebut, kata dia, terdapat beberapa penjual yang memaku memakai pewarna makanan, namun saat dites hasilnya tidak berbahaya atau layak untuk dikonsumsi.
Ia menegaskan pengawasan jajan takjil yang dilakukan pihaknya bersama BBPOM untuk mengantisipasi selama bulan Ramadhan jangan sampai ada warga yang keracunan makanan.
Kepala BBPOM Provinsi Gorontalo Lintang Purba Jaya mengatakan pihaknya akan terus melakukan sidak bersama tim Satgas BPOM dalam melakukan pencegahan makanan-makanan kadaluarsa maupun makan yang mengandung bahan berbahaya di kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo.
"Kita juga akan melakukan pengawasan di pasar untuk mencegah bahan berbahaya beredarnya dari pasar," ujar dia.
Ia mengatakan pihaknya sidak melakukan Sidak jajanan takjil di Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo. Kemudian akan dilakukan rutin di beberapa Kabupaten yang belum dan di pasar-pasar.
"Sampai dengan hari ini belum kita temukan takjil yang mengandung bahan berbahaya," kata dia.
Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur mengatakan dari hasil tes BPOM tadi mencerminkan bahwa masyarakat Kabupaten Gorontalo sangat menjaga makanan dan minuman mereka dari bahan berbahaya.
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga akan melakukan pengujian makanan takjil di beberapa wilayah yang berbeda,” kata dia.
Wagub Bersama BBPOM Gorontalo Sidak Jajanan Takjil di Kabupaten Gorontalo