Coolturnesia – Jakarta – PT. PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan pasokan listrik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.48 WITA.
"Dalam waktu kurang lebih 30 jam, PLN berhasil menormalkan 31 gardu distribusi, sehingga 80 persen pelanggan terdampak kini telah kembali menikmati aliran listrik," kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna, Dimas Adhi Prabowo, melalui keterangan resminya.
Dimas mengatakan, sejak bencana terjadi seluruh petugas PLN langsung melakukan identifikasi jaringan listrik terdampak, dan langsung melakukan pemulihan sistem secara bertahap.
“PLN bergerak cepat sejak awal kejadian dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Kami mengerahkan petugas pelayanan teknik untuk melakukan pembersihan serta perbaikan jaringan listrik yang terdampak banjir” ujar Dimas.
Ia menjelaskan, tantangan di lapangan cukup besar, mengingat beberapa lokasi terdampak masih dipenuhi material banjir serta kondisi medan yang sulit dijangkau.
Meski demikian, PLN memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan.
PLN UP3 Tahuna juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, serta pihak terkait lainnya guna mendukung kelancaran proses pemulihan kelistrikan.
Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro menyebutkan sebanyak 16 orang meninggal dunia usai banjir bandang yang menerjang beberapa desa/kampung di Pulau Siau pada Senin (5/1) dini hari.
"Penanganan darurat yang sudah dan telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, yaitu mencari, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban, membuka akses jalan serta pemulihan sejumlah fasilitas umum yang strategis lainnya," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran.(sumber infopublik.id)
PLN Pulihkan Pasokan Listrik di Pulau Siau