PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi saat memastikan pasokan bahan bakar pesawat atau avtur di Kawasan Indonesia Timur, Kamis (3/9/2026).

Coolturnesia - Makassar -  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan keandalan pasokan bahan bakar pesawat atau avtur untuk mendukung kelancaran penerbangan dan konektivitas masyarakat di kawasan Indonesia Timur.

Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) di Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Makassar, Kamis (3/9). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan fasilitas, keandalan operasional, serta penerapan aspek keselamatan dan kualitas dalam pelayanan avtur di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran manajemen Pertamina meninjau langsung area operasional AFT Hasanuddin, termasuk sarana dan fasilitas pendukung serta proses Quality Control (QC). Peninjauan juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi kebutuhan penguatan fasilitas dan operasional.

Kegiatan dihadiri jajaran manajemen PT Pertamina (Persero), Subholding Downstream, serta fungsi Asset Management dan Procurement. Di antaranya Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) M. Erry Sugiharto dan Direktur Penunjang Bisnis Subholding Downstream Putut Andriatno.

Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero) M. Erry Sugiharto mengatakan peninjauan langsung diperlukan untuk memastikan aset dan fasilitas pendukung operasional avtur dikelola secara optimal.

“Peninjauan langsung juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan di lapangan, memberikan arahan, sekaligus memastikan ruang perbaikan dapat segera ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Erry.

Ia menegaskan, keandalan fasilitas harus berjalan beriringan dengan penerapan keselamatan dan kualitas dalam seluruh proses operasional.

“Keselamatan dan kualitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keandalan operasional. Karena itu, pengelolaan aset, kesiapan fasilitas, dan kompetensi personel perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Andreas Yanuar Arinawan mengatakan kunjungan manajemen menjadi penguatan bagi tim AFT Hasanuddin untuk menjaga kesiapan operasional.

“Kunjungan dan arahan dari manajemen menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan seluruh sarana, fasilitas, dan proses operasional berada dalam kondisi yang andal,” ujar Andreas.

Menurut dia, keandalan layanan avtur mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan fasilitas, kualitas produk, proses operasional hingga kesiapan personel.

“Seluruh proses, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian kualitas hingga pelayanan kepada pelanggan, terus kami jalankan sesuai standar dan prosedur yang berlaku,” katanya.

AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan avtur bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bandara tersebut merupakan salah satu simpul konektivitas udara utama di kawasan Indonesia Timur.

Keandalan pelayanan avtur turut mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta konektivitas antarwilayah di kawasan tersebut.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan perhatian manajemen terhadap AFT Hasanuddin merupakan bagian dari upaya memastikan layanan energi bagi sektor penerbangan tetap memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Bagi pelanggan, keandalan pasokan avtur menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan. Karena itu, Pertamina terus memastikan kesiapan fasilitas, kualitas produk, keselamatan, dan proses pelayanan berjalan secara konsisten,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, arahan dan masukan yang diperoleh dalam kegiatan MWT akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas fungsi dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Dengan kesiapan fasilitas dan operasional yang terus diperkuat, kami berkomitmen menjaga layanan avtur yang aman dan andal untuk mendukung konektivitas masyarakat di Indonesia Timur,” katanya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi selanjutnya akan terus memperkuat keandalan operasional AFT Hasanuddin melalui pengelolaan aset, penerapan standar keselamatan dan kualitas, serta peningkatan kesiapan fasilitas dan personel.

0 Comments

Leave A Comment