Coolturnesia - Yosonegoro - Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo menyiagakan 30 personel untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas saat perayaan Lebaran Ketupat tahun 2026.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama di jalur protokol dan kawasan keramaian.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, Irawati Usman, mengatakan pengamanan lalu lintas dilakukan secara terpadu bersama aparat kepolisian, baik dari Polres maupun Polda Gorontalo.
“Sebanyak 30 personel kami sebar di titik strategis dan pos pengamanan. Kami juga mendukung rekayasa lalu lintas dari Polres, termasuk penyediaan road barrier dan traffic cone untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, volume kendaraan pada momentum Lebaran Ketupat diperkirakan meningkat signifikan dibanding hari biasa. Karena itu, skema pengaturan lalu lintas telah disiapkan sejak awal, mencakup pengendalian arus hingga penjagaan intensif di titik-titik krusial.
Selain itu, Dishub menyoroti parkir liar sebagai salah satu penyebab utama kemacetan. Masyarakat diminta lebih disiplin dengan memanfaatkan area parkir yang telah disediakan.
“Kami mengimbau pengunjung tidak memarkir kendaraan di badan jalan, khususnya di jalur protokol, karena dapat menghambat arus lalu lintas,” tegasnya.
Dishub juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci terciptanya kondisi jalan yang aman, tertib, dan lancar.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis, dengan sinergi lintas instansi serta dukungan masyarakat, perayaan Lebaran Ketupat tahun ini dapat berlangsung aman dan minim kemacetan.
Lebaran Ketupat Diprediksi Padat, Dishub Gorontalo Siagakan 30 Personel di Titik Rawan Macet