Cooltunesia - Gorontalo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo menyelenggarakan ujian pendidikan kesetaraan Paket C bagi warga binaan sebagai wujud pemenuhan hak pendidikan dan implementasi amanat Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kepala Seksi Pembinaan Lapas Kelas IIA Gorontalo, Kasdin Lato, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari 15 program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin ke-11 mengenai pendidikan kesetaraan bagi warga binaan dan tahanan.
"Hari ini ada enam orang warga binaan yang mengikuti ujian. Jumlah ini menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 15 orang, karena rata-rata warga binaan kami sudah banyak yang lulus SMA pada periode sebelumnya," ujar Kasdin.
Meskipun sedang menjalani masa pidana, Kasdin memastikan para peserta telah mendapatkan persiapan akademis yang matang.
Kata dia, seluruh peserta ujian telah terdaftar dalam sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) nasional dan rutin mengikuti kegiatan belajar mengajar layaknya pendidikan formal di luar Lapas.
Ia mengungkapkan ujian direncanakan berlangsung selama lima hari hingga Jumat mendatang ini meliputi berbagai mata pelajaran, diawali dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Keagamaan pada hari pertama.
Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, pihak Lapas menerapkan sistem pengawasan berlapis.
"Pengawasan dilakukan secara internal oleh pihak Lapas, yang nantinya juga akan disusul oleh tim pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Gorontalo," tambahnya.
Kasdin berharap melalui program pendidikan ini, warga binaan dapat membuka wawasan dan memiliki bekal untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi setelah bebas nanti, mengingat mereka masih dalam usia produktif.
Ia juga memaparkan bukti keberhasilan program l? pendidikan di dalam Lapas, di mana beberapa alumni warga binaan telah mampu berkontribusi aktif di masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
"Harapan kami mereka bisa lanjut ke perguruan tinggi, karena mereka masih diusia produktif untuk menempuh pendidikan," pungkas Kasdin.
Lapas Gorontalo Gelar Ujian Kesetaraan Paket C Bagi Warga Binaan