Penyerahan akta kelahiran kepada orang tua bayi yang lahir di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (28/1/2026).

Coolturnsia – Gorontalo – Bayi Lahir di RSUD Ainun Gorontalo kini langsung kantongi akta kelahiran yang merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kependudukan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo dan RSUD.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Gorontalo Muhtar Nuna mengatakan, seluruh peristiwa kelahiran dan kematian yang terjadi di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie kini dicatat dan diinput oleh petugas register rumah sakit.

“Pencatatan dan penginputan peristiwa tersebut melalui Sistem Administrasi Kependudukan Lahir Mati Holistik Universal (SAKA LAMAHU),” jelas dia.

Ia menjelaskan data tersebut diinput secara langsung dan terhubung dengan petugas Registrasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo yang merupakan operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Lebih lanjut, kata dia, data yang masuk dari rumah sakit segera ditindaklanjuti oleh petugas register Dukcapil Kabupaten Gorontalo untuk penerbitan dokumen administrasi kependudukan, sehingga akta kelahiran maupun pencatatan kematian dapat diterbitkan tanpa jeda waktu yang panjang.

Ia menegaskan inovasi SAKA LAMAHU merupakan bentuk dukungan nyata Dukcapil terhadap program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Gorontalo.

“Selama ini bayi yang baru lahir kerap didaftarkan dengan nama semenyara seperti bayi nyonya, sehingga kepesertaan JKN-nya masih dibiayai APBN," ungkapnya

Ia menghimbau, melalui inovasi itu, orang tua diwajibkan menyiapkan nama bayi sebelum kelahiran, sehingga bayi dapat langsung terdaftarkan secara sah.

Muhatar mengatakan SAKA LAMAHU dinilai mampu membuat pemanfaatan anggaran daerah lebih efektif dan penyebaran iuran BPJS Kesehatan bagi warga yang telah meninggal tidak akan terjadi lagi.

0 Comments

Leave A Comment