Rapat koordinasi Kanwil Kemenkum Gorontalo bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian dalam rangka identifikasi dan penguatan potensi Indikasi Geografis sektor pertanian dan perkebunan di Provinsi Gorontalo, Kamis (30/4/2026). Foto : Humas Kemenkum Gorontalo.

Cooltunesia - Gorontalo – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Republik Indonesia Gorontalo melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual melakukan koordinasi dengan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian untuk mengidentifikasi potensi Indikasi Geografis (IG) sektor pertanian dan perkebunan di daerah itu, Kamis.

Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Gorontalo, Mananga P.M. Biantong, mengatakan koordinasi tersebut bertujuan memperkuat perlindungan hukum terhadap kekayaan hayati lokal yang memiliki nilai ekonomi dan kekhasan daerah.

“Gorontalo memiliki banyak varietas tanaman unggulan yang berpotensi didaftarkan sebagai Indikasi Geografis. Ini perlu didorong agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Mananga.

Kata dia, tim Kanwil Kemenkum Gorontalo bersama BRMP membahas identifikasi serta penguatan potensi IG di Provinsi Gorontalo, khususnya pada komoditas pertanian dan perkebunan.

Berdasarkan hasil koordinasi, kata dia, tercatat sebanyak 35 varietas tanaman telah didaftarkan di Gorontalo dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk Indikasi Geografis.

Sejumlah komoditas unggulan yang dibahas antara lain Jagung Doti dengan masa panen sekitar 90 hari, Tebu Patodu Butota yang memiliki warna ungu khas, Kelapa Lihuwati berukuran kecil, tanaman Alokasia Tandurusa dengan batang dan daun berwarna ungu, Beras Ponelo yang dikenal aromatik, serta cabai Samiya dengan tingkat kepedasan tinggi.

Mananga menambahkan sinergi antara Kanwil Kemenkum dan BRMP diharapkan terus diperkuat guna mendorong percepatan pendaftaran Indikasi Geografis di Gorontalo.

"Penguatan Indikasi juga diyakini dapat meningkatkan daya saing produk lokal serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di daerah," tutup dia.

0 Comments

Leave A Comment