Bupati Sofyan Puhi, didampingi Wabup Tonny Junus serta Sekda Sugondo Makmur Menerima laporan hasil pengawasan dari BPKP yang di pimpin langsung oleh kepala BPKP Provinsi Gorontalo Mohamad Riyanto di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (26/2/2026)

Coolturnesia - Limboto - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menerima penyampaian hasil pengawasan Tahun 2025 sekaligus rencana pembinaan dan pengawasan Tahun 2026 dari BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam forum resmi di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (26/2/2026). Agenda tersebut juga membahas manajemen risiko strategis serta langkah pencegahan fraud untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, termasuk perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Dalam paparannya, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohamad Riyanto, mengungkapkan hasil evaluasi menunjukkan sekitar 87 persen program dan kegiatan OPD Tahun 2025 belum sepenuhnya selaras dengan visi dan misi kepala daerah. Evaluasi dilakukan melalui pendampingan intensif serta reviu dokumen perencanaan dan pelaksanaan program.

Ia menjelaskan, ketidaksinkronan tersebut umumnya terjadi karena sebagian OPD masih menggunakan pola perencanaan lama dan belum sepenuhnya menyesuaikan dokumen Rencana Strategis (Renstra) maupun Rencana Kerja (Renja) dengan arah kebijakan pemerintahan saat ini.

Kondisi itu dinilai dapat berdampak pada efektivitas pembangunan daerah, karena program dan penggunaan anggaran belum sepenuhnya terarah untuk mendukung target strategis pemerintah.

BPKP pun mendorong Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera melakukan penyesuaian dokumen perencanaan secara menyeluruh, agar seluruh program memiliki keterkaitan jelas dengan visi pembangunan daerah.

Selain itu, BPKP menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko strategis dan penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah guna mencegah potensi fraud serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sofyan Puhi menyatakan temuan BPKP menjadi peringatan penting bagi seluruh perangkat daerah untuk segera berbenah. Ia meminta pimpinan OPD melakukan evaluasi dan memastikan dokumen perencanaan selaras dengan arah kebijakan pembangunan.

“Ini menjadi momentum untuk memperbaiki perencanaan agar program yang dijalankan benar-benar mendukung visi pembangunan daerah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis, melalui tindak lanjut dan pembenahan yang terukur, perencanaan dan pelaksanaan program ke depan akan lebih terarah, efektif, dan akuntabel.

0 Comments

Leave A Comment