COOLTURNESIA – GORONTALO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri hari puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke XVII di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu.
Dalam sambutannya, Ia menyoroti keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan sebagai salah satu capaian terbesar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, petani dan nelayan memiliki peran yang sangat strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia yang menjadi penopang utama menyediakan kebutuhan pangan hingga saat ini.
“Tidak ada negara yang bisa berdiri, tidak ada negara yang bisa bertahan, bahkan tidak ada peradaban yang bisa bertahan tanpa pangan," tegasnya.
Prabowo juga mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan pemerintah mewujudkan swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun delapan bulan pemerintahannya.
"Beras dan jagung kita tertinggi sepanjang negara kita berdiri. Ini adalah akibat kerja keras Saudara-saudara sekalian dan prestasi tim yang menggerakkan pertanian Indonesia," kata dia.
Presiden menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, nelayan, penyuluh pertanian, serta dukungan berbagai kementerian, lembaga, TNI, dan Polri dalam memperkuat sektor pangan nasional.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih, khususnya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan beserta seluruh jajaran yang dinilai berhasil mendorong peningkatan produksi pangan nasional.
Menurutnya, tujuan utama pembangunan adalah menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama melalui penguatan sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi ketahanan bangsa.
Acara puncak PENAS XVII dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Yunus selaku tuan rumah PENAS ke XVII.
Kegiatan itu juga dihadiri ribuan petani, nelayan, penyuluh pertanian, pelaku usaha pertanian, serta peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kanwil Kemekum Gorontalo lakukan Ujian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural