Petugas pertamina melakukan pemasokan LPG di berbagai daerah di wilayah Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, Rabu (4/2/2026)

Coolturnesia - Luwu Timur – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pengiriman BBM dan LPG di wilayah Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara mulai berangsur normal usia satu minggu pasca terbukanya akses jalur distribusi, Rabu. 

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi intens dengan pemerintah kabupaten setempat dalam upaya memastikan penyebaran BBM dan LPG yang sempat terhenti selama lima hari.

“Tahap pertama, kami melakukan pemerataan distribusi BBM dan LPG ke seluruh SPBU dan agen,” jelas dia. 

Ia mengatakan, tahap berikutnya, yakni meningkatkan ketahanan stock di lembaga-lembaga penyaluran tersebut.

Kata dia, hasil koordinasi antara pemerintah setempat antara lain diberlakukannya himbauan agar konsumen membeli BBM dan LPG sesuai dengan kebutuhannya dan tidak berlebihan.

“Imbau pemerintah ini sangat membantu untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mendapatkan pasokan BBM dan LPG,” ujar dia.

Dia menjelaskan, BBM di Luwu Utara sudah dilakukan penambahan pasokan sebanyak 18 persen gasoline dan 15 persen untuk gasoil dari rerata hariannya, serta 16 persen untuk gasoline dan 10 persen untuk gasoil dari rerata harinya Luwu Timur.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan upaya percepatan pemulihan distribusi dengan mengoptimalkan peran Fael Terminal (FT) Poso sebagai titik suplai alternatif.

“Langkah ini dilakukan guna menjaga kontinuitas pasokan sekaligus mempercepat pemerataan distribusi ke lembaga penyaluran di wilayah terdampak,” kata dia.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

“Sinergi ini menjadi kunci agar pemulihan berjalan lebih cepat dan pasokan BBM serta LPG dapat kembali stabil di masyarakat,” jelas Rum.

Ia berharap, masyarakat tetap tenang dan membeli BBM maupun LPG sesuai dengan kebutuhannya yang mampu mempercepat proses pemulihan distribusi energi, khususnya di wilayah Luwu Utara dan Luwu Timur.

0 Comments

Leave A Comment