Coolturnesia - Limboto - Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Gorontalo mendapat perhatian serius. Memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) Limboto dan Limboto Barat turun langsung melakukan peninjauan lapangan dalam rangka Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2026–2027, Rabu (23/9/2026).
Peninjauan tersebut menyasar sejumlah sekolah penerima program revitalisasi di wilayah Kecamatan Limboto Barat, di antaranya SDN 9 dan SDN 17 Limboto Barat. Kegiatan ini turut didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo dan diterima langsung Kepala Dinas Dikbud, Jurni Biahumo.
Kunjungan tidak hanya menjadi agenda reses, tetapi juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan. DPRD bersama jajaran Dikbud memastikan progres revitalisasi berjalan sesuai rencana kerja serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pendidikan.
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo, Jurni Biahumo, mengatakan pemantauan tersebut penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kunjungan reses hari ini dalam rangka pemantauan progres pekerjaan, apakah sesuai dengan rencana kerja. Selain itu, memberikan penguatan kepada kepala sekolah selaku penanggung jawab program revitalisasi di sekolah masing-masing,” ujar Jurni.
Menurutnya, keberhasilan program revitalisasi sekolah tidak hanya bergantung pada proses pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan pengawasan dan keterlibatan berbagai pihak.
Pengawasan dilakukan melalui kolaborasi tiga unsur utama, yakni legislatif, eksekutif, dan masyarakat, sehingga setiap tahapan pelaksanaan program dapat berjalan secara transparan dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Jurni berharap pengawasan bersama tersebut mampu memastikan program revitalisasi memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas lingkungan belajar di Kabupaten Gorontalo.
“Diharapkan tujuan pemberian Program Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Gorontalo dapat tercapai, yaitu meningkatkan kualitas, keamanan, dan kenyamanan sarana dan prasarana pendidikan demi mewujudkan layanan pembelajaran yang bermutu bagi semua,” tandasnya.
Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan revitalisasi sekolah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi benar-benar menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses belajar peserta didik.
PAW BPD Desa Buhu Dilantik, Haris Tome Soroti Satu Hal Penting: Jangan Jalan Sendiri!