Cooltunesia - Ololalo - Sebanyak 60 hingga 70 unit perahu hias milik nelayan setempat memadati pesisir perairan dalam rangka memeriahkan gelaran Ketupat Bahari 2026 di Ololalo, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Gorontalo, Sabtu.
Ketua Panitia Ketupat Bahari 2026, Ivan Olii, di Gorontalo, Sabtu, mengatakan bahwa perayaan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-26 kalinya sejak tradisi tersebut pertama kali dimulai pada tahun 2000 silam.
"Untuk tahun 2026 ini sudah yang ke-26 kali dilaksanakan. Kegiatan ini tetap dalam rangkaian Halal Bi Halal atau yang dalam bahasa Gorontalo disebut Buka Lo Sunat, yakni hari raya bagi mereka yang telah menyelesaikan puasa sunah Syawal," ujar Ivan Olii.
Ia mengakui jumlah peserta perahu hias pada tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat beberapa kendala teknis yang dihadapi para nelayan, seperti keterbatasan bahan bakar dan kerusakan mesin pada sejumlah armada perahu.
Meski demikian, antusiasme warga tetap tinggi. Selain defile perahu hias, pihaknya juga menyelenggarakan perlombaan balap perahu bodi bermesin tempel 15 PK yang terbagi dalam dua kategori, yakni kategori standar dengan 10 peserta dan kategori mini sebanyak 6 peserta.
Kata dia proses penilaian untuk perahu hias dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan setempat serta unsur TNI Angkatan Laut (Lanal).
Ivan juga mengungkapkan bahwa seluruh anggaran pelaksanaan Ketupat Bahari 2026 bersumber dari swadaya masyarakat secara mandiri.
"Alhamdulillah, melalui donasi masyarakat sepenuhnya dan bantuan sukarela dari warga yang melintas di jalan Trans Sulawesi wilayah Ololalo, dana dapat terkumpul sehingga kegiatan ini tetap bisa terselenggara dengan lancar," pungkasnya.
Puluhan Perahu Hias Meriahkan Ketupat Bahari 2026 di Gorontalo