Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan, mengikuti SARONDE (Silaturahmi Bulanan Organisasi TP2DD) Edisi September 2026 secara virtual.

Coolturnesia - Limboto -  Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat inovasi dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan, mengikuti SARONDE (Silaturahmi Bulanan Organisasi TP2DD) Edisi September 2026 secara virtual.

Kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo tersebut mengangkat topik “Penulisan dan Pengembangan Inovasi Program P2DD SHERLYGO serta Koordinasi Pelaksanaan Program Unggulan”. Forum ini menjadi ruang koordinasi bagi TP2DD dalam memperkuat inovasi sekaligus mendorong implementasi berbagai program unggulan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Provinsi Gorontalo.

SARONDE September 2026 turut diikuti Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, BSG Pusat dan jaringan cabang di wilayah Provinsi Gorontalo, TP2DD kabupaten/kota se-Gorontalo, serta para Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah se-Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, Dias Satri, Ph.D., Ketua Pusat Inovasi dan Transfer Teknologi, menyampaikan materi “Mantra Program Unggulan TP2DD Bersampak”. Pembahasan menyoroti pentingnya pengembangan program unggulan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki dampak dan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.

Sementara itu, Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo memaparkan Sinergi Hebat Program Unggulan of the Year Gorontalo (SHERLYGO) sebagai bagian dari penguatan inovasi TP2DD. Forum juga membahas koordinasi pelaksanaan BENTOR (Blusukan Implementasi Program Unggulan) untuk memastikan berbagai program unggulan dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendorong digitalisasi daerah.

“Digitalisasi daerah tidak cukup hanya dengan menghadirkan inovasi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten, memberikan kemudahan dalam pelayanan, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan TP2DD perlu terus diperkuat,” ujar Hariyanto.

Menurutnya, pengembangan program seperti SHERLYGO dan BENTOR perlu diarahkan pada kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah, sehingga inovasi yang dibangun tidak berhenti pada konsep, tetapi dapat memberikan dampak terhadap tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kami berharap koordinasi melalui SARONDE dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat inovasi, dan memastikan setiap program unggulan TP2DD memiliki arah implementasi yang jelas serta berkelanjutan,” tambahnya.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam SARONDE menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan TP2DD dalam mendorong Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi program digitalisasi sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang semakin relevan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat. Dengan koordinasi yang berlangsung secara berkelanjutan, agenda digitalisasi daerah diarahkan tidak berhenti pada perumusan program, tetapi berlanjut pada implementasi, penguatan kolaborasi, dan penciptaan dampak nyata bagi tata kelola pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

0 Comments

Leave A Comment