Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Watekhi saat diwawancara oleh awak media di Kantor BPS Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Kamis (2/3/2026).

Cooltunesia - Gorontalo – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo tengah mematangkan tahapan pengadaan dan pendistribusian logistik guna mendukung kelancaran pendataan lapangan yang dijadwalkan rampung pada April 2026, Kamis. 

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Watekhi, mengungkapkan bahwa saat ini seluruh perlengkapan petugas sedang dalam proses perapian sebelum dikirimkan ke unit BPS di tingkat kabupaten dan kota.

"Mulai dari stiker yang akan dipasang di bangunan ekonomi, rompi petugas, alat tulis kantor, hingga tanda pengenal atau name tag sudah disiapkan," ujar Watekhi.

Ia menjelaskan bahwa seluruh pengadaan logistik tersebut melibatkan pihak eksternal untuk memastikan standar kualitas perlengkapan petugas terpenuhi.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, kata dia, selama proses pendataan, BPS Gorontalo membekali petugas dengan identitas khusus yang sulit dipalsukan. Setiap petugas wajib mengenakan atribut resmi berupa rompi, topi, dan kartu identitas (ID Card).

Watekhi menekankan bahwa ID Card yang digunakan memiliki fitur unik berupa kode QR (QR Code) atau kode batang (barcode) yang berisi data otentik identitas petugas.

" ID card ini yang menjadi pembeda utama karena bersifat unik dan berisi data resmi petugas. Jadi, tidak sembarang orang bisa datang ke masyarakat mengaku sebagai petugas," tegasnya.

Secara keseluruhan, BPS Provinsi Gorontalo akan mengerahkan sebanyak 1.296 petugas yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

0 Comments

Leave A Comment